Header Ads

Bupati Gunungkidul Mendorong Masyarakat untuk Menghindari Pernikahan Dini


Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menghimbau agar masyarakat menghindari pernikahan dini yang berpotensi merugikan masa depan. Salah satu langkah yang disarankan adalah dengan mendorong siswa untuk mengejar cita-cita mereka.

Sunaryanta menyampaikan, "Kita harus mencegah siswa terlibat dalam hubungan yang melanggar norma dan berujung pada pernikahan dini, karena hal ini dapat berdampak negatif pada masa depan." Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah rilis.

Bupati menekankan peran penting guru dan orang tua dalam membantu siswa mengejar cita-cita yang mereka idamkan. Menurutnya, cita-cita ini akan membuka banyak peluang dalam kehidupan siswa.

“Guru dan orang tua perlu mengembangkan cita-cita yang terpendam dan memberikan gambaran tentang kehidupan masa depan sebagai individu yang matang,” tambahnya.

Sunaryanta berharap, dengan dukungan dari guru dan orang tua, peserta didik dapat membentuk diri mereka sendiri dan menjadi lulusan yang kompetitif.

Pensiunan TNI Angkatan Darat (AD) juga menyoroti bahwa masa depan Gunungkidul sebagian besar ditentukan oleh anak-anak yang saat ini sedang mengenyam pendidikan, seperti yang terlihat di SMKN 3 Wonosari.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Wonosari, Dwi Retno Wahyuningsih, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Gunungkidul atas bimbingan yang diberikan kepada 1.180 siswa. "Semoga pengalaman yang diberikan oleh Bupati dapat memberikan inspirasi kepada anak-anak," ujarnya.

Info via : https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2024/01/10/513/1161105/angka-pernikahan-dini-di-gunungkidul-masih-tinggi-bupati-tumbuhkan-cita-cita-siswa

No comments

Powered by Blogger.